Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Semu: Kopi

Mentari mulai tenggelam,ditelan gelap yang membungkam terang. Saat ini aku terduduk dengan kawan delusi ku. Ia bertanya,"Bagaimana rasanya berharap kepada manusia?" Aku tersenyum dan mereguk kembali kopiku. "Coba kau rasakan kopiku ini." Ia meminumnya,ekspresinya pun berubah seketika. "Tak enak,pahit begini kopimu." "Dengar baik baik,rasa dari kopi ini lebih baik dari jawaban atas pertanyaanmu itu." Ia pun terpaku. "Jika aku dilahirkan nanti,tak akan pernah aku berharap kepada manusia." Aku tertawa geli,sanubari pun berucap. "Coba saja kalau bisa."