ENAM BELAS

17 tahun sudah sekiranya aku hadir di semesta ini
Satu dari yang menyakitkan adalah
berharap pada manusia
Entah itu berharap untuk di miliki
Ataupun untuk diperbudak

Ada rintik kala ini,
bercucuran dari langit
Di akhir senja pada 16

Pandangku tak lepas dari pohon yang tegak tepat depan mata
Ku tilik daun tinggi di hiasi awan hitam menyelimuti
Alunan indie masih terus bergetar dari pagi tadi

Ada yang lucu kali ini
Seketika ku berpikir cinta
Ah.. itu seperti satu paket dalam kehidupanku
Tanpa cinta,aku tak bergairah
Tanpa cinta,aku tak mau maju
Rutinitas remaja kala ini

Namun pikirku patah saat ku sadar,
aku telah diperbudak olehnya
Di cambuk-cambuk hatiku tatkala ia melirik yang lain
Di tenggelam hanyutkan aku saat rindu tak pernah memihak pada semestaku

Seluruh roman mengubah hidupku
Mata tak lagi sembab
Hati pun tak lagi rapuh

Sekarang semesta lebih berpihak pada diriku,
tentu bukan pada rinduku
Romanku tentangnya
seolah di lenyapkan oleh kedamaian alam
Nuansa romantis seakan
di bumi hanguskan oleh ambisi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friday,June 14, 2013 Mitoky :( Alive

Semu: Kopi