Donna

Donna..
Dapatkah kau tunjukkan bintang terang yang takkan padam..
Menghentikan hujan yang takkan reda..
Atau.. Menumpulkan kembali sudut bulan yang sedang cemberut?

Donna..
Hingga kapan jiwa ini akan meronta,
memanggil insan dengan senandung elegi

Donna..
Tak cukupkah aku hancur karena delusi..
Atau.. akan binasakah aku karena ilusif?
Tidak! Tidak Donna!
Kau tahu aku bukanlah pengecut berparas wanita!

Sekali lagi aku bertanya!
Dapatkah kau tunjukkan bintang terang yang takkan padam?!
Menghentikan hujan yang takkan reda!
Dan menumpulkan kembali sudut bulan yang sedang cemberut?!

Donna!
Kali ini benar benar cukup!
Aku tak bisa lagi ditawar dengan segelas anggur merah itu!

Donna!
Aku hilang tabah kali ini!
Jawab Donna! Jawab!

Senjani,2017.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friday,June 14, 2013 Mitoky :( Alive

Semu: Kopi