Santuyy



Aduuuuuuuuuuuuuuuuuuuu sekarang lagi gak pingin cinta cintaan ahhhhh... Aku mau share nih tulisanku wakkakkakkak padahal ini adalah tugas bimbingan konselingku waktu kelas 11 dan aku gak pernah sadar aku pernah nulis ini... Okee berhubung aku jadi semangat lagi karena tulisanku sendiri  hahahaha aku juga mau kalian para pembaca merasakan sensasi yang aku rasain ketika kalian sedang sedih atau patah semangat mungkinnya heheheheh... Okidokiii, kita langsung aja..


Untuk kamu yang hilang harap

Bukan kebetulan, semua orang memang pernah merasa hidup ini tak adil. Dan jika kamu salah satu yang pernah berfikir hidup ini tak adil, eits jangan dulu patah semangat! Coba lihat orang orang sekelilingmu yang lebih tidak beruntung atau mungkin mereka menginginkan kehidupan sepertimu. Jangan terlalu larut dalam kesedihanmu. Kau boleh bersedih, tapi ingat! Kodrat kau dilahirkan di dunia ini untuk menjadi manusia yang berbahagia akan nikmat-nikmat yang telah diberikan Tuhan kepadamu. Jadi,kalau kamu sekarang lagi ngerasa galau karna putus cinta atau cintamu bertepuk sebelah tangan,come on! Cinta itu ada karna kesatuan rasa antara makhluk Tuhan dan Tuhan. Berdoa sama Tuhan minta sama Dia kalau kamu lagi ngedambain makhluk-Nya. Tak usah terlalu memaksakan untuk dicintai balik, terlalu membuang waktu jika kau hanya berharap pada satu insan yang belum tentu mendabamu juga, lebih baik kamu benahi sejenak apa-apa yang perlu dibenahi dalam diri kamu. Enggak ada salahnya juga kan, ya sekalian juga kamu akan menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Atau mungkin, sampai mereka yang pernah menolak ataupun mutusin kamu itu bakal menyesal, haha. Dunia akan terlihat kejam kawan jika kau hanya meringis meratapi sebuah kesedihan.
Untuk kamu yang sedang merasa “kok gini banget sih hidup gua,temen datang pas ada butuhnya doang, pelajaran ga masuk masuk,hidup gua kenapa sih merana terus”. Let’s think again! Kalo kamu ngerasa temanmu itu datang saat butuhnya doang,coba deh pikirin yang satu ini “Hidupmu berguna”. Yap, dengan cara temanmu datang pada saat butuhnya doang setidaknya kamu tahu bahwa hidup kamu itu berguna untuk sesama. Jadi lakuin terus kebaikan-kebaikan. Sekalipun aku pernah mendengar Bob Marley berkata,intinya “Kejahatan bisa datang kapan saja,lantas mengapa kita berhenti melakukan kebaikan?”. Kalau kamu ngerasa pelajaran ga masuk terus kedalam otak kamu,coba sejenak diam,resapi konsepnya. Aku memang bukan orang pintar, yang mengerti fisika ataupun matematika. Tapi sebagai pelajar, kita mau tidak mau harus tergerus dalam alur pendidikan. Tak usah memaksakan untuk bisa ataupun mahir, kita paksakan saja untuk mengerti, kita paksakan saja untuk mencintai ilmu tersebut lama-lama juga akan menjadi bisa. Terus saja belajar, membaca buku, karna jika kau tahu ilmu itu sangat luas sekali, aku pernah hampir malu dengan diriku sendiri. Bisa-bisanya aku sombong seakan merasa serba tahu akan semuanya. Padahal setelah beberapa buku yang aku baca, aku mungkin hanya memiliki 0,00001% saja. Mungkin jiwaku lebih berpacu pada bacaan sastra,tapi aku percaya mau sastra mau ilmiah atau apapun jika kamu merasakan dahsyatnya ilmu yang belum tergali olehmu ada satu titik dimana kamu ingin terus mencari tahu sesuatu yang baru terdengar dan lama-lama otak kamupun akan terisi, tak lagi kosong. Maka itu teruslah menjalani kehidupan, tak ada kata terlambat dalam hidup ini untuk memulai yang baru, yang ada itu hanyalah kata malas untuk membangun yang baru. Jangan pernah berasumsi bahwa dirimu hidup sendiri. Biarkan teman datang dan pergi sesukanya,biarkan masalah dijalani seadanya. Yang terpenting kamu,aku,kita diciptakan Tuhan untuk berbahagia. TETAP MAJU! JAYAKAN PERSEMANGATAN PEMUDA INDONESIA!

Salam Damaiku, Senjani

“Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri.”
-Nyai Ontosoroh,Bumi Manusia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Friday,June 14, 2013 Mitoky :( Alive

Semu: Kopi